Langsung ke konten utama

ANALISIS BISNIS USAHA DENGAN TEKNIK DAN STRATEGI DALAM KONSEP MANAJEMEN PEMASARAN


uniba.ac.id
 supawi-pawenang.blogspot.co.id





MAKALAH
ANALISIS BISNIS USAHA DENGAN TEKNIK DAN STRATEGI DALAM KONSEP MANAJEMEN PEMASARAN

Disusun sebagai pemenuhan tugas
Mata Kuliah : Ekonomi Manajerial
Dosen Pengampu : Dr. Supawi Pawenang, SE, MM


Di Susun Oleh :
Dwi Oktaviani Lardo Putri    / 2015.020.154


Fakultas / Jurusan : Ekonomi / Manajemen
Kelas : A2
UNIVERSITAS ISLAM BATIK (UNIBA)
SURAKARTA
2017/2018

 


LATAR BELAKANG
         

   Manajemen Pemasaran adalah merupakan alat analisis, perencanaan, penerapan, dan pengendalian program yang dirancang untuk menciptakan, membangun, dan mempertahankan pertukaran yang menguntungkan dengan target pasar sasaran dengan maksud untuk mencapai tujuan utama perusahaan yaitu memperoleh laba.
Manajemen Pemasaran bertugas mempengaruhi tingkat, waktu, dan sifat permintaan untuk membantu organisasi mencapai sasarannya. Jadi manajemen pemasaran tersebut tidak saja menyangkut pencarian dan peningkatan permintaan tetapi juga menyangkut pengubahan dan pengurangan permintaan. tugas manajemen pemasaran yang harus dilakukan adalah seperti diuraikan berikut ini: Permintaan Negatif (Negative Demand), Tidak Ada Permintaan (No Demand), Permintaan Terpendam (Latent Demand), Permintaan yang Menurun (Faltering Demand), Permintaan Tidak Teratur (Iregular Demand) 





     RUMUSAN MASALAH
       A. Bagaimana analisis bisnis usaha dengan teknik & strategi identifikasi dalam konsep manejemen pemasaran ?
       B. Bagaimana analisis bisnis usaha dengan teknik & strategi penerapan dalam konsep manejemen pemasaran?
       C. Bagaimana analisis bisnis usaha dengan teknik & strategi pemeliharaan dalam konsep manejemen pemasaran?


Profil Usaha

            Usaha rumah tangga pangan telur asin “LD” adalah usaha milik perorangan dengan produk unggulannya, yaitu telur asin.

Di dirikan oleh Bp Sulardo dan Ibu Sudarsini yang berdiri pada tanggal 26 Juni 2007 berlokasi di Solo dengan alamat :

Jl. Sidomukti Utara II, Kampung Sodipan RT 08/05, Kelurahan Pajang, Kecamatan Laweyan, Kota Surakarta.

Untuk pengurus dari kegiatan produksi hingga pemasaran pemilik usaha juga ikut menangani secara langsung, sehingga tidak ada struktur bagian yang khusus.


Analisis usaha dengan teknik & strategi identifikasi dalam konsep manejemen pemasaran

A. Identifikasi Daya Beli
            Produk dijual dengan harga yang mampu dijangkau oleh banyak kalangan dari atas hingga bawah, jenis produk yang di jual bersifat memenuhi keinginan konsumen karena tidak semua orang membutuhkan produk tersebut, terkadang konsumen membeli hanya mengikuti rasa ingin membeli untuk di makan dan ada konsumen yang membeli untuk dijual kembali.

B. Identifikasi Permintaan
            Intensitas penggunaan produk setiap orang atau pembeli berbeda karena produk ini merupakan jenis produk makanan sehingga tergantung pada tingkat kesenangan dengan produk misalnya, ada pembeli yang membeli produk dikarenakan produk merupakan makanan kesukaannya ada juga yang membeli produk hanya digunakan untuk pelengkap lauk pauk dirumah.
            Produk ini dijual untuk memenuhi keinginan konsumen karena sifatnya bukan kebutuhan pokok, seseorang membeli untuk dikonsumsi pada saat ingin mengkonsumsi produk tersebut namun jika seseorang tidak mengkonsumsi produk tersebut juga tidak akan berpengaruh pada kehidupannya.

C. Identifikasi Desain Produk
            Kualitas produk dibuat sebaik mungkin dari bahan yang baru sehingga konsumen merasa puas dengan produk , di kemas dengan wadah yang bersih (plastik & egg tray tempat telur)

Analisis usaha dengan teknik & strategi penerapan dalam konsep manejemen pemasaran

A. Posisi Tawar
            Posisi tawar adalah kondisi dimana terjadinya tawar menawar antara penjual dan pembeli dan posisi tawar ini memiliki tingkat kelemahan yang di tentukan oleh kebutuhan.
Dalam usaha ini terkadang terjadi posisi tawar yang lemah, misal saat permintaan produk berkurang sedangkan produk yang harus di proses sudah menunggu untuk di proses menjadi barang jadi, dari hal tersebut akan menyebabkan banyaknya stok persediaan lalu pemilik usahapun menjual produk dengan harga yg lebih murah dengan tujuan agar proses produksi tetap berjalan dengan lancar.
            Karakteristik pasarnya adalah pasar persaingan sempurna , harga di tentukan berdasarkan harga di pasaran dan pengetahuan mengenai produk dapat di ketahui setiap konsumen
            Orientasi pada penutupan penjualan dilakukan dengan cara memberikan harga spesial agar tingkat penjualan mencapai penutupan (closing)

B. Pembauran Teknik Pemasaran
            Elemen integral produk nya adalah harga dan pelayanan, harga yang termasuk murah (sesuai harga di pasaran) serta pelayanan yang maksimal dalam hal ini pelayanan yang berwujud tanggung jawab misalnya, jika ada produk yang tidak bagus seperti bau, rusak, pecah dari penjual maka akan di ganti produknya.
            Konsumen juga menerima elemen integral produk tersebut, dengan terjadinya transaksi yang berulang-ulang merupakan suatu wujud dari rasa menerima, kepuasan yang di tunjukkan oleh pembeli yang akan menjadi pelanggan.

C. Penyampaian Produk
            Untuk rantai distribusi pemasaran atau penjualan produk di lakukan langsung oleh produsen kepada pembeli , namun pemasaran juga melibatkan reseller yang membeli produk untuk dijual kembali dan tentunya dengan harga yang berbeda, yaitu lebih murah.
            Waktu penyampaian produk, karena produk juga menggunakan promosi media sosial ketika ada pemesanan untuk pembeli di luar kota sampainya produk juga sesuai dengan estimasi dari pihak jasa pengiriman barang.
            Produk yang di jual juga sama dengan persepsi dari pembeli dalam hal ini berhubungan dengan rasa, tekstur, dan harga yang sesuai.


Analisis usaha dengan teknik & strategi pemeliharaan dalam konsep manejemen pemasaran

     A.     Pencitraan
            Setiap usaha bisnis akan melakukan pencitraan dalam kegiatan mempromosikan produknya tentunya akan menyebutkan semua hal baik yang ada pada produk tersebut dalam hal ini berkaitan dengan kualitas produk seperti rasa, tekstur, serta manfaat dalam mengkonsumsi produk.
            Untuk media yang digunakan adalah media sosial yang merupakan media penghubung dengan banyak orang di luar kota yang tidak bisa bertatap muka langsung dengan penjual atau pemasar produk.
            Teknik nya lebih memprioritaskan pada tatap muka secara langsung dan kemungkinan pembeli  mempercayai atas apa yang di katakan oleh penjual lebih besar di bandingkan dengan melalui media sosial, namun pada usaha ini tetap mengedepankan prinsip kejujuran agar seorang pembeli bisa menjadi customer atau pelanggan.

     B.     Komunikasi
            Intensitas komunikasi di bangun oleh penjual pada pembeli dengan cara seperti menyapa saat bertemu di luar kegiatan jual beli, mengenal lebih dalam dalam artian bertanya dimana rumahnya dan lainnya, sehingga pembeli merasa lebih dekat dengan penjual dan dari hal itu  akan terjadi transaksi jual beli secara berulang-ulang.       
            Media komunikasi yang digunakan adalah media elektronik melalui handphone, dari hal tersebut intensitas komunikasi terjadi karena kemudahan dari fasilitas  yang mendukung pada handphone.
            Teknik komunikasi yang digunakan, yaitu teknik komunikasi informatif seperti menyebutkan keunggulan produk, teknik komunikasi persuasif seperti memberikan harga spesial dengan syarat tertentu, teknik komunikasi hubungan manusia seperti komunikasi yang lebih mendalam bertujuan untuk membangun intensitas hubungan agar terjadi suatu transaksi yang berulang-ulang.
     C.     Nilai
Nilai guna dari produk positif karena bermanfaat untuk tubuh yang mengkonsumsinya, untuk nilai guna kenyamanan penjual semaksimal mungkin menciptakan rasa nyaman dalam bertransaksi, agar pembeli bisa menjadi pelanggan.


      KESIMPULAN
            Jadi teknik dan strategi pada konsep manajemen pemasaran saling terkait dan berhubungan.
Dari teknik dan strategi mengidentifikasi daya beli, permintaan, dan design produk menghasilkan sebuah ketepatan dalam perancangan produk apa yang akan di buat, selanjutnya akan dilakukan teknik dan strategi penerapan yaitu teknik dan strategi yang digunakan untuk merancang bagaimana produk akan di pasarkan dan cara menyampaikan produk pada para pembeli.
            Dari teknik dan strategi penerapan menghasilkan sebuah loyalitas dari para pembeli yang membuat transaksi jual-beli berlangsung secara terus menerus dan berulang-ulang, selanjutnya untuk terus mempertahankan loyalitas para pembeli dilakukan teknik dan strategi pemeliharaan yaitu teknik dan strategi yang bertujuan untuk memelihara hubungan baik dengan pembeli.
            Dari teknik dan strategi pemeliharaan menghasilkan suatu hubungan baik serta loyalitas dari para pembeli , pembelipun akan kembali untuk bertransaksi karena rasa nyaman, aman yang di berikan oleh pihak penjual.
Pada intinya dari teknik tersebut akan menghasilkan suatu transaksi yang terjadi secara berulang-ulang.
Dan dari semua teknik dan strategi dalam konsep manajemen pasar memiliki tujuan, yaitu mendapatkan laba maksimal.


Referensi :
Supawi Pawenang, 2017, Modul Ekonomi Manajerial, Surakarta:UNIBA

uniba.ac.id
supawi-pawenang.blogspot.com






Komentar